Rabu, 23 Desember 2009

Menyikapi Tradisi Natalan


Dlm sejarah kelahiran Yesus sampai skrg blm d’temukan fakta historis y me'butkan klahirnnya pada tgl 25 Des, malah s’mber lain menyebutx kelhirannya jatuh pada tgl 20 Des, 3 Jan, bahkan menjelang Maret. Natal pd tgl 25 Des ssguhnya perayaan publik zaman Romawi kuno. Dulunya, natal adl sbh p’ayaan yang disebut "Sol Invictus" pd masa Konstantin y agung, yakni p’ayaan kembalinya matahari y sdh sekian lama tdk muncul stlah musim dingin yang bgtu panjang. Ktika matahari itu mulai kembali, momen itu perlu dirayakan. Dalam hal ini matahari sbg kiasan Yesus sbg simbolisasi pencerahan... sbnrnya dlm tradisi natal bnyak y b'sumber atas dasar mitos, misal sosok sinterklaas, or figur Zwater Piet (Piet Hitam). Nah apa krn itu kita menolak keberdaan tradisi Natal di sekitar kita ? ( sebuah refleksi kasus perusakan instrumen Natal o/ FPI di Tangerang).. Menurutku Natal telah menjadi ritus yang hidup sejak berabad-abad lampau, dan tidak gampang untuk diubah begitu saja. Krn itu, yang perlu di’ptanyakan tidak lagi aspek kebenaran tekstual-historis perayaan natal, tapi apa maknanya yang terdalam bagi setiap insan yang mempercayainya...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar